Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Buah Sofyan Basir Batal Ke KPK

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 19:48 WIB | LAPORAN:

Direktur Perencanaan Korporat PT PLN Syofvi Felienty Roekman tidak memenuhi agenda pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1.  

"Saksi yang tidak hadir untuk tersangka JBK (Johannes Budisutrisno Kotjo) yang tidak hadir Syofvi Felienty Roekman, direktur perencanaan korporat PLN," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/9).

Dia menuturkan, ketidakhadiran anak buah Dirut PLN Sofyan Basir tersebut karena mengaku belum menerima surat panggilan pemeriksaan.


"Yang bersangkutan belum menerima panggilan sehingga penyidik akan menjadwal ulang pemeriksaannya," imbuh Yuyuk.

Sofvi sendiri diagendakan akan diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo, pemilik Blackgold Nature Resources.

Selain Syofvi, ada dua anak buah Sofyan Basir lain yang telah diperiksa lembaga anti rasuah yaitu Direktur Pengadaan Strategis 1 Nicke Widyawati dan Direktur Pengadaan Strategis 2 Supangkat Iwan Santoso. Keduanya juga diperiksa sebagai saksi kasus Proyek PLTU Riau-1.

Adapun, untuk Sofyan Basir juga telah diperiksa sebagai saksi. Keterlibatannya sempat diungkap tersangka Eni Saragih. Politisi Partai Golkar itu menyebut Sofyan menerima jatah komisi terkait kesepakatan kontrak kerja sama PLTU Riau-1. Eni menerima uang Rp 4,8 miliar dari Kotjo sebagai komitmen fee 2,5 persen dari nilai proyek. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya