Berita

Andi Arief/Net

Politik

Demokrat Siap Bantu Jokowi Atasi Krisis

SABTU, 08 SEPTEMBER 2018 | 04:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Segala daya dan upaya tengah dilakukan pemerintah agar nilai tukar rupiah tidak terus melemah. Sebab, pada pekan ini rupiah sempat melemah hingga menembus angka Rp 15.000 per dolar AS.

Pemerintah kini mulai menaikkan pajak impor pada seribu item dan menunda pembangunan infrastruktur guna menstabilkan nilai tukar rupiah.

Partai Demokrat, yang pada Pilpres 2019 berseberangan dengan Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan atas upaya yang ditempuh pemerintah tersebut.


“Apapun yang dilakukan pemerintah saat ini untuk cari terobosan atasi pelemahan rupiah akan didukung Partai Demokrat. Namun kami tak akan berhenti mengingatkan agar dalam situasi seperti ini rakyat miskin atau mendekati miskin harus dilindungi dari dampak,” jelas Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam akun Twitternya, Jumat (7/9).

Demokrat meminta agar pemerintah bisa mengutamakan kebijakan-kebijakan yang efektif dalam mengatasi pelemahan rupiah dan dampak yang ditimbulkan. Bukan malah sibuk membela diri dengan menyebut bahwa krisis ini berbeda dengan krisis di tahun 1998.

“Apapun itu, ekonomi kita sedang terganggu,” jelasnya.

Partai Demokrat saat berkuasa telah berhasil mengatasi persoalan ekonomi yang rumit di tahun 2008. Jika Jokowi membutuhkan bantuan, Demokrat mengaku siap berbagi jurus tersebut.

“Jika diperlukan, Partai demokrat siap memberi masukan pada Pak Jokowi. Ini bukan soal kredit politik, tapi menyangkut lebih besar dari itu, ada nasib rakyat. Sekali lagi jika diperlukan,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya