Berita

Ilustrasi BANI/Net

Hukum

Putusan Dibatalkan PN Jaksel, BANI Ajukan Kasasi Ke MA

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 21:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) tidak terima dengan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam perkara PT Geo Dipa Energi (Persero) dengan PT Bumigas.

Sebab dalam putusan itu, PN Jaksel membatalkan putusan BANI yang sebelumnya dikeluarkan dalam perkara tersebut.

Pada sidang Selasa (4/9) lalu, Majelis Hakim PN Jaksel yang terdiri dari Florensia, Mery Taat, dan Krisnugrogo menyatakan perkara ini sudah diputuskan oleh Mahkamah Agung (MA) dengan nomor perkara 586/Pdt.Sus/2012, karenanya nebis in idem.


Nebis in idem merupakan suatu asas hukun yang berarti perkara dengan subjek dan objek yang sama yang sebelumnya pernah diperiksa tidak boleh diperiksa lagi pada tingkat peradilan yang sama.

Atas alasan itu, Kuasa Hukum BANI, Adhitya Yulwansyah memastikan akan mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

"Kami tidak sepakat perkara ini nebis in idem. Kami akan melanjutkan upaya hukum yang lainnya, yaitu mengajukan memori kasasi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (6/9).

Adhitya menjelaskan bahwa alasan nebis in idem tersebut tidak tepat. Sebab, asas tersebut tidak termasuk dalam pasal 70 UU 30/1999 tentang Arbitrase, yang berisi alasan pembatalan putusan arbitrase secara limitatif.

Pada tanggal 30 Mei 2018, BANI telah mengabulkan permohonan Geo Dipa yang menyatakan Bumigas wanprestasi dan perjanjian dinyatakan berakhir. Putusan BANI itu bersifat final dan mengikat para pihak. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya