Berita

Lyudmila Vorobieva/RMOL

Dunia

Terorisme, Lawan Sebenarnya Militer Rusia Di Suriah

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 17:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kehadiran militer Rusia di Suriah bukanlah untuk membantu rezim Presiden Bashar Al Assad semata.

"Soal legitimasi, jelas Assad punya legitimasi di Suriah. Tapi tujuan kita berada di sana adalah untuk melawan teroris," jelas Dutabesar Federasi Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva dalam kunjungannya ke redaksi Rakyat Merdeka, (Kamis, 6/9).

Dia menjelaskan, masalah utama yang dihadapi di Suriah adalah kelompok terorisme yang mengancam hidup warga sipil.


"Ini adalah ancaman global. Terkait dengan kehidupan manusia," ujarnya.

Karena itulah, lanjutnya, perang melawan terorisme yang dibawa Rusia ke Suriah bukan hanya terkait satu negara. Melainkan untuk mencegah penyebaran terorisme ke negara lainnya.

"90 persen wilayah di Suriah saat ini sudah bebas dari terorisme, tentunya bukan hanya karena misi militer Rusia, tetapi juga atas bantuan militer Suriah," jelasnya.

Meski begitu, bukan berarti masalah sudah selesai di Suriah. "Karena masih ada pemberontakan yang bertahan di Suriah," tutupnya.[lov]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya