Berita

Kim Jong Un dan Moon Jae In/Net

Dunia

Moon Jae In Dan Kim Jong Un Sepakat Bertemu 18 September

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 16:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemimpin Korea Selatan dan Korea Utara setuju untuk bertemu pada tanggal 18 hingga 20 September di Pyongyang.

Penegasan itu sebagaimana diungkapkan Kepala Kantor Keamanan Nasional Presiden Moon Jae In, Chung Eui Yong setelah delegasi Korea Selatan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada hari Rabu (5/9).

Chung menjelaskan bahwa Kim Jong Un sudah setuju untuk memperbarui komitmen tentang Semenanjung Korea yang bebas dari nuklir.


Chung bersama dengan Direktur Dinas Intelijen Nasional Suh Hoon, dan tiga anggota delegasi lainnya berada di Pyongyang selama lebih dari 12 jam. Mereka mengirimkan surat dari Presiden Moon ke Kim Jong Un.

Komitmen Kim Jong Un untuk memperbarui komitmen membuat Semenanjung Korea bebas senjata nuklir juga diungkap media nasional Korea Utara, KCNA.

“Itu adalah pendirian tetap kami dan kehendak untuk sepenuhnya menghapus bahaya konflik bersenjata dan kengerian perang dari Semenanjung Korea dan mengubahnya menjadi buaian perdamaian tanpa senjata nuklir dan bebas dari ancaman nuklir. Korut dan Korsel harus melanjutkan upaya mereka untuk mewujudkan denuklirisasi Semenanjung Korea," tulis KCNA sebagaimana dikutip The Korea Times, Kamis (6/9).

Perjalanan delegasi Korut ke Korsel dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kebuntuan dalam perundingan denuklirisasi antara Pyongyang dan Washington.

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana perjalanan Korea Utara oleh Menteri Luar Negerinya Mike Pompeo bulan lalu, dengan alasan kurangnya kemajuan dalam pembicaraan nuklir.

Negosiasi yang macet membuat Seoul mengambil alih upaya untuk memajukan hubungan antar-Korea di berbagai bidang. Ini lantaran Washington tetap teguh pada mempertahankan sanksi sampai Utara mengambil langkah substantif untuk meninggalkan senjata nuklirnya.

Korea Utara mengeluh tentang perkembangan hubungan antar Korea yang menjadi lebih lambat dari perkiraan. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya