Berita

Hadi Setiawan Tiba Di Gedung KPK/RMOL

Hukum

Buronan KPK Dalam Kasus Suap PN Medan Menyerahkan Diri Diantar Istri

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 21:34 WIB | LAPORAN:

Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pemulusan putusan perkara tipikor yang sedang ditangani oleh Pengadilan Negeri Medan, Hadi Setiawan akhirnya menyerahkan diri.

"Sekitar pukul 15.30 WIB. Tersangka HS (Hadi Setiawan) sudah tiba di Kantor KPK untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lanjutan lainnya," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/9).

Sebelumnya, tersangka yang sempat buron itu menyerahkan diri kepada penyidik KPK di Surabaya, Jawa Timur pada 28 Agustus 2018 diantar istrinya.


Pada saat tangkap tangan dilakukan di Medan pada tanggal 28 agustus 2018, Hadi diduga sedang berada di Bali.

"Pada hari Jumat 31 agust 2018, didapat info bahwa HS (Hadi Setiawan) akan menyerahkan diri kepada penyidik KPK di lobby Hotel Sun City Sidoarjo pada hari selasa 4 september 2018," ungkap Febri.

Kemudian, di hari yang sama, sekitar pukul 09.45 WIB, Hadi diantar oleh istri dan beberapa anggota keluarganya berada di lobby hotel menyerahkan diri kepada penyidik.

Setelahnya, Hadi dibawa Penyidik KPK ke Bandara Djuanda untuk diterbangkan ke Jakarta dan menjalani lemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.

Hadi Setiawan sendiri merupakan anak buah pengusaha Tamin Sukardi yang dipercaya untuk mengantarkan uang suap ke panitera pengganti PN Medan, Elpandi. Uang suap tersebut kemudian diserahkan Elpandi ke Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Merry Purba yang diduga untuk memuluskan perkara Tamin Sukardi.

KPK sendiri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan putusan perkara di Pengadilan Tipikor Medan. Keempatnya yakni, Hakim Ad Hoc Tipikor Medan, Merry Purba; pengusaha ‎Tamin Sukardi, panitera pengganti Elpandi; dan orang kepercayaan Tamin, Hadi Setiawan. [fiq]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya