Berita

Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK Panggil Dua Saksi Untuk Buktikan Dugaan Golkar Terima Dana Korupsi

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 18:58 WIB | LAPORAN:

Kasus korupsi pembangunan PLTU Riau-1 semakin memojokkan Partai Golkar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi sekaligus untuk mengklarifikasi dan mengkonfirmasi terhadap bukti-bukti yang sudah didapat, termasuk dugaan aliran dana ke Partai Golkar.

Mereka adalah Dirut PT Samantaka Batubara Sujono Hadi Sudarno dan seorang Tenaga Ahli di DPR, Tahta Maharaya. Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk mantan Menteri Sosial Idrus Marham.


"Untuk Sujono, KPK mengkonfirmasi dalam kapasitasnya sebagai Dirut PT Samantaka, ditanya juga apakah ada keterkaitannya sebagai anggota maupun pengurus dari Partai Golkar, kemudian apa pengetahuan saksi terkait aliran dana terkait PLTU Riau-1," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/9).

Adapun untuk saksi Tahta Maharaya, kata Febri, KPK menggali sejumlah keterangan untuk menkonfirmasi dan mengklarifikasi ihwal pengurusan anggaran pembangunan PLTU Riau-1.

"Dan juga dugaan penerimaan fee pada tersangka (Idrus Marham) dalam kasus ini," lanjut Febri.

Febri menuturkan, kesaksian dari dua orang tersebut bakal dijadikan sumber keterangan baru untuk menguatkan setiap bukti yang didapatkan KPK sebelumnya.

"Ini penting untuk melakukan klarifikasi dan mengkonfirmasi berdasarkan informasi yang sudah didapatkan KPK dari bukti-bukti yang lain," tandasnya. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya