Berita

Setyo Wasisto/Net

Hukum

Rutan Baru Di Cikeas Khusus Bagi Napi Teroris

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 14:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dari awal tahun 2018 hingga saat ini, tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah membekuk 350 orang terduga teroris.

Nantinya, mereka tidak semua ditempatkan ke rutan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok melainkan bakal ditempatkan di rutan khusus di daerah Cikeas yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

"Kita sedang menunggu rumah tahanan dibangun," kata Kadiv Humas Polri,Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/9).


Setyo menjelaskan, rumah tahanan yang tengah dibangun di Cikeas, Bogor, Jawa Barat itu tidak lebih dari tiga kilometer dari kediaman Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

Nantinya, kata Setyo, rutan khusus tersebut dibangun dengan sistem kontainer. Kapasitas untuk kontainer tersebut sebanyak 400 tahanan. Menurut Setyo, diprediksi rutan tersebut akan selesai dibangun dalam waktu tiga sampai empat bulan.

Setyo mengungkapkan, para terduga teroris saat ini dititipkan di Polres dan Polda di berbagai daerah dengan pemantauan Satgas Antiteror Polda. Menurut dia, penitipan terduga teroris di daerah-daerah bersifat rawan. Pasalnya, dikhawatirkan para terduga teroris tersebut masih bisa menyebarkan pahamnya.

"Ini kan rawan kalau dititip. Kalau dia memberikan pemahaman yang lain akan berkembang lagi padahal kita ingin deradikalisasi jangan  sampai menyebar," ungkap Setyo.

Pembangunan rutan di Cikeas pun diharapkan dapat segera selesai. Nantinya, rutan ini akan digunakan khusus untuk para terduga teroris sebelum diproses lanjut ke pengadilan sampai akhirnya dijebloskan ke lembaga permasyarakatan bila terbukti bersalah. [fiq]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya