Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemerintah Pusat Komitmen Bangun Transportasi Publik Bandung

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 08:38 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Kota Bandung menjadi tempat wisata favorit para pelancong baik dalam mau pun luar negeri. Karenanya, pengembangan pelayanan transportasi publik di kota kembang ini menjadi prioritas.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI pastikan pengembangan transportasi publik di Bandung bukan sekedar rencana.

Kepala Sub Bidang Angkutan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Ahmad Wahyudi, mengatakan,  pemerintah pusat sengaja mendatangkan Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat dalam mengembangkan pelayanan transportasi publik kota Bandung.


"Pada dasarnya percontohan ini akan menciptakan angkutan perkotaan yang mempunyai standar internasional. Bukan hanya sekedar kerjasama di atas kertas, tapi sudah mengarah ke implementasi,” ujar Ahmad seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (4/9).

Menurut Wahyudi, program ini tak hanya mengembangkan sarana tetapi juga tetapi system pengelolaan angkutan kota.

"Misalnya, kalau turun dari bandara  mau ke tempat tujuan perlu menaiki angkutan beberapa kali. Nanti jika ini diterapkan, semua integrasi itu dibuat minimal, lebih mudah. Biasanya 5-6 kali pergantian menaiki transportasi, nanti jadi 2 atau 3,” tutup dia . [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya