Berita

Asrul Sani/RMOL

Politik

Koalisi Jokowi Santai Tanggapi Telegram Awasi Gerakan Tagar Pilpres 2019

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri menerbitkan Telegram bernomor STR/1852/VIII/2018 tertanggal 30 Agustus 2018 untuk mengawasi gerakan massa di balik tanda pagar jelang Pilpres 2019.

Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pengusung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pun menyambut baik hal tersebut. Bahkan, Sekjen PPP, Arsul Sani menyebut tidak masalah dengan terbitnya telegram tersebut.

"Selama Polri bersikap adil artinya sikap dan kebijakannya diterapkan kepada kedua belah pihak tidak hanya satu pihak," ujar Arsul di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (3/9).


Arsul menjelaskan, sebetulnya Polri sudah punya dasar hukum yaitu Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang memungkinkan untuk dilakukan pembubaran terhadap kegiatan massa yang berpotensi konflik.

"UU 9/1998 pasal 15 memang memungkinkan juga polisi untuk membubarkan sebuah katakanlah pertemuan massal yang kemudian menimbulkan gangguan terhadap umum," jelasnya.

Sehingga, kata dia, apa yang dilakukan oleh Polri melalui telegram Baintelkam itu merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah gesekan yang mungkin terjadi selama proses menuju Pilpres.

"Sepanjang prefentifnya itu dilakukan dengan cara yang adil menurut saya masih bisa kita pahami," tukasnya.[lov]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya