Berita

Pembukaan 'Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim 2018-2019'di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta.

Olahraga

Upaya Kacang Garuda Lahirkan Pemain Sepak Bola Muda

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2018 | 17:42 WIB | LAPORAN:

Euforia Asian Games ke-18 telah berakhir, Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia membuat antusiame masyarakat terhadap dunia olahraga mulai terlihat dari tingginya minat masyarakat dalam menyaksikan pertandingan dan acara seremonial Asian Games 2018 dari mulai pembukaan hingga penutupan.


Prestasi Olahraga Indonesia sudah mulai menjadi sorotan negara lain khususnya Asia, salah satu cabang olahraga yang banyak diminati generasi muda Indonesia adalah sepakbola. Bentuk dukungan Kacang Garuda terhadap dunia olahraga dibuktikan dengan turut berpartisipasi dalam ajang kegiatan Liga Kompas Kacang Garuda U-14. Sistem liga yang terstruktur dan teroganisir ini dinilai bisa melahirkan bibit-bibit pemain muda lokal yang menonjol.

Bibit-bibit pemain lokal inilah yang membuat Kacang Garuda, sebagai salah satu produk snack unggulan GarudaFood berpartisipasi kembali untuk ke-4 kalinya sejak 2015.

"Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik tua, muda maupun anak-anak," ujar Fransiskus Johny, Managing Director Garudafood saat membuka seremoni ‘Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim 2018 – 2019’ di Gelanggang Olahraga Ciracas, Minggu (2/9) yang dilanjutkan dengan Kick-off pertandingan pertama musim 2018-2019.

"Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik tua, muda maupun anak-anak," ujar Fransiskus Johny, Managing Director Garudafood saat membuka seremoni ‘Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim 2018 – 2019’ di Gelanggang Olahraga Ciracas, Minggu (2/9) yang dilanjutkan dengan Kick-off pertandingan pertama musim 2018-2019.

Melalui Liga Kompas Kacang Garuda U-14 ini, lanjutnya, akan diperoleh bibit baru pesepakbola andal dan profesional yang bisa membawa harum nama bangsa.
Fransiskus menambahkan, ia sangat mengapresiasi tim sepakbola Liga Kompas yang telah berhasil masuk babak semifinal dan berhasil meraih juara 3 dalam kejuaraan Piala Gothia Cup 2018 di Swedia.

Pembinaan sepakbola usia dini masih perlu mendapatkan perhatian lebih karena dunia sepakbola Indonesia masih membutuhkan lebih banyak lagi pesepakbola muda yang andal dan memiliki mental kuat dan percaya diri untuk menjadi sang Juara dan dapat berkompetisi di kancah dunia sepakbola Internasional. [rry]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya