Berita

Pekerja Tengah Memeriksa Pipa/Ist

Bisnis

PGN Dukung Kehandalan Sistem Kelistrikan PLN Di Sumbagsel

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2018 | 16:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PGN terus mendukung keandalan sistem pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbangsel) dengan mengalirkan gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Talangduku-Palembang dan Lampung.

Penyaluran gas PGN ke Sumbangsel sudah dimulai sejak tahun 2010 untuk PLTG di Talangduku-Palembang dan pada tahun 2016 di wilayah Lampung.

Saat ini total kapasitas pembangkit yang dipasok oleh PGN untuk kedua wilayah tersebut adalah sebesar 210 MW  terdiri dari Talangduku 60 MW, Lampung sebesar 150 MW.


PLTG tersebut memasok kebutuhan listrik pada grid 150 KV yang selanjutnya diperuntukan sebagai pemenuhan kebutuhan listrik bagi sektor industri dan rumah tangga.

Penyediaan gas untuk PLTG selain untuk menjamin kehandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Selatan, namun sekaligus merupakan upaya dan komitmen PGN dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Asian Games yang berlangsung sejak 18 Agustus 2018 sampai dengan 2 September 2018.

Lebih dari 50 tahun PGN melayani Indonesia, PGN memberikan solusi energi terintegrasi dengan kepemilikian dan pengoperasian pipa gas bumi sepanjang 7.453 km atau lebih dari 80 persen pipa Gas bumi hilir nasional.

Dengan infrastruktur tersebut PGN telah dan terus akan mengalirkan 'Energi Baik' Gas bumi kepada lebih dari 185.000 pelanggan rumah tangga dan lebih dari 2200 Pelanggan Komersial dan Industri termasuk di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

PGN menyadari kebutuhan akan energi melingkupi lebih dari sekedar bahan bakar, namun tentang kebutuhan akan masa depan dan kehidupan yang lebih baik. PGN senantiasa memperbaiki diri untuk melayani negeri dengan pasokan gas bumi dan solusi terintegrasi.

Ke depannya, PGN berkomitmen untuk terus mengembangkan infrastuktur penyaluran gas serta mengoptimalkan penggunaan gas bumi untuk mendukung terwujudnya ketahanan, kamandirian, dan kedaulatan energi nasional. [fiq]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya