Berita

Silat/Net

Olahraga

Agar Masuk Olimpiade, Indonesia Harus Masif Promosikan Pencak Silat

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2018 | 03:23 WIB | LAPORAN:

Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga pendulang medali emas terbanyak Indonesia di Asian Games 2018. Tercatat, sebanyak 14 emas diraih dari cabang yang baru pertama dipertandingkan di pesta olahraga terbesar di benua Asia tersebut.

Namun demikian, asa Indonesia untuk bisa mendulang emas dari pencak silat dalam Olimpiade. Sebab, pencak silat belum dikukuhkan menjadi nomor cabang olahraga yang diperlombakan.

Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir menjelaskan bahwa banyak syarat yang harus dipenuhi agar pencak silat bisa masuk dalam Olimpiade. Salah satunya, cabang olahraga tersebut harus mendapat persetujuan dari minimal 70 negara.


Untuk itu, sambungnya, upaya Indonesia dalam mempromosikan pencak silat harus lebih masif.

"Penting sekali sekarang pencak silat itu mendunia seperti olahraga-olahraga beladiri lain. Ini yang penting jadi proses untuk pencak silat itu cukup panjang dan ini perlu tadi gotong royong," kata Erick di Main Pres Center (MPC), Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (1/9).

Selain dukungan dari masyarakat Indonesia secara nyata, perlu juga melakukan koordinasi dengan federasi-federasi yang menaungi perlombaan bela diri.

"Federasi-federasinya, pemerintah Indonesia dan juga lobi-lobi dari internasionalnya juga jadi itu yang kita inginkan," tambah Erick.

Hal teknis dalam meloloskan pencak silat jadi perlombaan internasional juga dibutuhkan. Salah satunya dengan cara Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade. [ian]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya