Berita

Agung Hendriadi (dua dari kiri)/Net

Kepala BKP Kementan Kenalkan Produk Pangan Indonesia Ke Denmark

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 12:02 WIB | LAPORAN:

. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menghadiri undangan Duta Besar RI untuk Denmark, Muhammad Ibnu Said di kantor Dubes RI di Copenhagen, Denmark, Kamis (30/8).

Agung hadir sebagai peserta world food summit (WFS) yuang diselenggarakan pada 29-31 Agustus 2018. Lebih dari 50 negara berpartisipasi dalam acara ini membahas tentang industri makanan dan makanan sehat.

"Di Denmark 90 persen bahan pangan sudah diolah, food processing-nya sudah maju. Indonesia secara bersamaan juga mengembangkan food industry dan makanan sehat," ujarnya.


Kata Agung, pemerintah tengah berjuang meningkatkan produksi pangan agar target 2045 nanti Indonesia dapat menjadi lumbung pangan dunia.

Untuk saat ini, lanjut dia, Indonesia tahun depan akan mengalami swasembada gula konsumsi. Sementara itu tahun 2020 pemerintah fokus pada pengembangan bawang putih dan kedelai.

"Kemudian tahun 2024 swasembada gula industri dan tahun 2026 daging sapi. Dengan begitu kita yakin mampu memenuhi kebutuhan pangan dunia," tambah Agung

"Saya yakin jika kita mampu menghasilkan pangan organik yang beragam, peluang pasar di Denmark semakin lebar," lanjut Agung lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Denmark, Ibnu Said mengatakan bahwa isu pangan merupakan isu internasional yang dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem Sustainable Development Goals.

"Apapun program saat ini harus selaras dengan SDG's dan dilakukan secara partnership," ujar Ibnu Said.

Untuk itu, menurut Ibnu Said, apapun yang dihasilkan bangsa dalam memproduksi pangan, harus berkembang dari food production menuju food manufacture sehingga meningkatkan nilai tambah.

Ibnu menjelaskan bila di Denmark pendapatan domestik sebagian besar dihasilkan dari service. Sementara itu sektor pangan hanya menyetor 1 persen dari sektor pangan dengan fokus pada produk susu organik.

Untuk memperkenalkan produk pangan Indonesia ke Denmark, Dubes RI meminta agar produk-produk pangan yang sudah dihasilkan dapat dipajang di Denmark.

Merespon permintaan tersebut, Agung berjanji akan segera mengirim produk pertanian dari Indonesia. Dia yakin cara tersebut mampu membuka peluang pasar untuk produk pangan Tanah Air.

Agung juga berharap pertemuan dengan dubes Denmark dapat dijadikan sebagai batu loncatan mengenalkan pangan Indonesia ke Denmark dan sekaligus meningkatkan peluang kerjasama pangan di masa depan. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya