Berita

Rilis BNN/RMOL

Hukum

BNN: Ibrahim Hasan Pengendali Utama Penyelundupan Narkoba

JUMAT, 31 AGUSTUS 2018 | 19:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan kader Partai Nasdem yang juga anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan ternyata otak alias pengendali utama penyelundupan narkoba jenis sabu dari Malaysia.

"Jadi dia itu adalah orang yang mempunyai posisi mulai dari memesan barang dari Malaysia kemudian mengatur pengiriman masuk ke Indonesia, kemudian diterima oleh distributornya lalu didistribusikan ke pengedar," ungkap Humas BNN, Kombes Pol Sulistiandriatmoko di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (31/8).

Menurut Sulis, dari pengakuan orang-orang yang berhasil diamankan, mereka diperintah langsung oleh Ibrahim.


"Sudah empat kali dia perintahkan untuk mengantarkan barang itu dari Malaysia ke tengah laut, kemudian dijemput oleh kapal nelayan, diserahterimakan di tengah laut, baru dibawa ke darat," kata dia.

Hal ini membuktikan, peran anggota DPRD Langkat dari Partai Nasdem dalam peredaran narkoba bukan sebatas bandar kecil atau kurir narkoba.

Peredaran narkoba yang menyeret Ibrahim Hasan bermula dari operasi gabugan BNN, Bea Cukai dan Marinir Langsa. Dalam kapal kayu yang diamankan di perairan Selat Malaka, petugas mendapatkan tiga karung goni berisikan sabu.

Sejauh ini BNN telah menangkap 7 tersangka dalam kasus ini. Barang bukti berupa kapal kayu berwarna biru, tiga karung goni diduga berisikan narkotika, mobil Fortuner dengan nomor polisi BK 5 IH, uang tunai Rp1.5 juta, dan handphone disita BNN dalam kasus ini.[lov]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya