Berita

Abdul Kadir Karding/RMOL

Politik

Yusuf Mansur Bantah Jadi Timses Jokowi, PKB: Pernyataan Ma'ruf Amin Pasti Benar

JUMAT, 31 AGUSTUS 2018 | 18:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kampanye Koalisi Indonesia Kerja pengusung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dipastikan akan diperkuat pendakwah kondang Kiai Yusuf Mansyur.

Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding, menyebut kepastikan itu dikarenakan nama Yusuf masuk timses disampaikan langsung oleh bakal calon wakil presiden, Ma'ruf Amin.

"Pasti benar, karena Kiai Ma'ruf Amin sebagai posisi wakil presiden tidak mungkin menyatakan sesuatu data yang tidak benar," ujar Karding di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/8).


Ma'ruf Amin melakukan pertemuan dengan Yusuf Mansur di kediaman Ma'ruf di Koja, Jakarta Utara, Kamis (30/8) kemarin. Dikonfirmasi terkait pertemuan tersebut Ma'ruf memastikan Yusuf masuk ke dalam struktur tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Namun tadi siang, Yusuf Mansur membantah pernyataan Ma'ruf Amin. Bantahan disampaikan Yusuf Mansur usai melaksanakan salat Jumat bersama cawapres Sandiaga Uno di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Karding menyebut Yusuf Mansyur selain sebagai seorang tokoh agama, juga mewakili figur dari suara kelompok muda atau milenial.

"Kiai Yusuf Mansyur itu adalah tokoh muda, yang menjadi panutan menjadi contoh dan memikili pengaruh dan popularitas yang besar," jelasnya.

Ditanya soal posisi apakah yang akan diberikan kepada Yusuf di tim kampanye, Karding menyebut ada banyak posisi yang pas dan tinggal dipilih.

"Sebagai salah satu pengarah atau masuk sebagai jurkam, atau melekat langsung dengan Kiai Ma'ruf," pungkasnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya