Berita

Lena dan Leni/Net

Olahraga

Lena & Leni Jadi Tumpuan

Sepak Takraw
JUMAT, 31 AGUSTUS 2018 | 10:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pasangan Lena dan Leni akan menjadi ujung tombak Indonesia pada pertandingan semifinal sepak takraw nomor quadran putri Asian Games 2018.

"Kami siap hadapi semua, dan yang jelas kami yakin dengan kualitas quadran putri karena ada Lena-Leni," kata Pelatih timnas sepak takraw Indonesia, Asry Syam kepada Antara di Ranau Hall JSC Palembang, kemarin.

Meski optimistis dengan kual­itas pemainnya, namun pelatih asal Provinsi Gorontalo itu eng­gan untuk memastikan peraihan target medali emas.


Alasannya, masih ada dua lawan yang patut diwaspadai tim putri di nomor quadran Indonesia. "Kita sudah pasti masuk di semifinal ya, cuma kita lihat besok di lapangan. Di bagian pu­tri calon lawan kita ada Vietnam dan China," ujarnya.

Quadran putri menjadi salah satu nomor yang ditargetkan un­tuk mencetak medali emas, selain regu putra dan quadran putra.

Timnas Sepak Takraw telah kehilangan kesempatan perole­han medali emas, usai dikalah­kannya tim putra Indonesia oleh Malaysia pada babak final di nomor regu.

Pada laga tim putra, mengin­gat tidak adanya Thailand dan Malaysia di nomor. quadran, timnas bisa sedikit bernafas lega untuk fokus mencetak medali emas karena lawan dari Grup B hanya menyisakan Vietnam, Iran, dan Singapura. "Tapi de­mikian tidak dapat menganggap enteng, kami tetap siaga," kata Asry menegaskan.

Sementara itu dua atlet kurash putra Indonesia gagal kem­bali membuat kejutan di Asian Games 2018.

Muhammad Dhifa Alfais men­jadi wakil Indonesia pertama yang bermain di cabang kurash, di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, kemarin .

Dhifa diturunkan di kelas Putra 90 kilogram melawan wakil India, Danish Sharma, dalam perebutan tiket babak 16 besar.

Meski baru berusia 15 tahun, Dhifa sanggup memberikan per­lawanan hebat melawan Danish Sharma yang sudah berusia 24 tahun.

Namun, dengan postur lebih tinggi dan lebih berat, Danish Sharma berhasil mendapat poin chala. Diapun pun memastikan lo­los ke babak perempat final dengan kemenangan poin chala, 3-0.

Wakil Indonesia lainnya, Adesta Putu Wiradamungga yang turun perempat final kelas 90 kg juga tidak sanggup mem­perpanjang asa setelah kalah dari Lo Yuhsuan dari Taiwan dengan skor 0-5 setelah menga­lami bantingan tidak sempurna, Yonbosh.

Di cabor ini kontingen Uzbekistan tampil sebagai juara umum dengan meraih enam medali emas, dua perak, dan empat perunggu. ***

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya