Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi: Kita Menuju Masa-masa Optimisme

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo mengajak mahasiswa untuk tidak menghabiskan energi dengan hal-hal negatif, seperti saling mencela dan saling mencemooh di media sosial. Mahasiswa sebaiknya membangun optimisme dan berpikiran positif.

"Kita menuju kepada masa-masa optimisme, masa-masa positive thinking, energi kita habiskan untuk membangun persaingan, membangun daya saing, membangun produktivitas," kata Jokowi sapaan akrab kepala negara saat membuka Kongres Nasional XI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), di Hotel The Rich Jogja, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu siang (29/8).

Dalam kongres yang dihadiri sekitar 3.000 mahasiswa itu, Jokowi mengingatkan bahwa optimisme itu harus terus dibangun karena Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat ke-4 di dunia pada tahun 2045.


Jokowi lantas menunjuk hasil perhitungan dari berbagai lembaga seperti McKinsey Global Institue, Bank Dunia, IMF, hingga Bappenas, untuk memperkuat pernyataannya itu. Tapi dia mengakui, hal ini tidak mungkin tercapai kalau malas-malasan, senang instan, dan tidak bekerja keras.

Oleh karena itu, Jokowi mengajak anak-anak muda ini untuk terus bekerja keras, produktif, dan memiliki disiplin yang tinggi. Menurutnya, itulah kunci untuk menjadi negara maju dan bersaing dengan negara lain.

Selain itu, Jokowi juga memaparkan dua hal yang menjadi faktor fundamental untuk meningkatkan daya saing bangsa, yaitu pembangunan infrastruktur dan investasi di bidang sumber daya manusia (SDM).

"Tidak ada yang lain, ini sangat basic sekali kalau kita ingin berkompetisi dan bersaing dengan negara-negara lain di dunia. Tanpa itu, lupakan yang namanya bersaing," paparnya.

Di penghujung sambutannya, Jokowi mengajak para mahasiswa ini untuk terus membangun persaudaraan, persatuan, dan kesatuan tanpa membeda-bedakan agama, suku, ras, yang akan melemahkan potensi dan kekuatan bangsa.

Seperti dalam keterangan yang diterima redaksi, ikut mendampingi Jokowi antara lain Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M. Nasir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya