Berita

Alexander Elbert Sie/Net

Olahraga

Kram 30 Menit, Elbert Takluk

Soft Tenis
KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 10:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Cabang olahraga soft tennis gagal menambah medali emas di Asian Games 2018. Pada nomor tunggal putra, hanya satu perak dan satu perunggu yang dihasil­kan di Jakabaring Palembang kemarin.

Alexander Elbert Sie gagal meraih medali emas soft ten­nis setelah kalah 2-4 dari wakil Korea Selatan, Kim Jinwong. Atlet yang akrab disapa Elbert tersebut tak menampik jika faktor stamina menjadi salah satu penyebab kekalahannya. "Secara fisik saya mulai terku­ras sejak perempat final," ujar Elbert.

Padahal, menurut Elbert, kes­empatan untuk meraih medali emas terbuka cukup lebar di final. Elbert menjelaskan jika pertandingan melawan So Je-il dari Korea Utara di perempat final menjadi awal terkurasnya stamina. Selain itu, kram juga sempat menyerang Elbert di gim terakhir partai final hari ini. Joe-il dan pemain Indonesia lainnya Prima Simpatiaji berhak atas perunggu.


"Iya. Kaki saya mulai kram. Sebenarnya pada gim kedua kaki saya mulai kerasa. Makanya fisik sangat berpengaruh. Sejak perempat final saya mulai ca­pek," kata Elbert menjelaskan.

Walaupun kalah, Alexander Elbert Sie mencoba untuk lega­wa dan menerima jika permain­an lawan memang lebih bagus di final tunggal putra.

"Saya sudah melakukan yang maksimal dan lawan memang bagus. Dia enggak mati-mati (permainan)," kata Elbert.

Elbert sempat mendapat pera­watan medis selama 30 menit usai bertanding melawan Kim.

Oleh karena itu prosesi pen­galungan medali sempat ditunda beberapa saat hingga Elbert sele­sai mendapat perawatan.

Ini merupakan medali pertama Elbert di cabor soft tennis kar­ena pada Incheon 2014 dirinya menjadi bagian dari tim tenis lapangan Indonesia.

Setelah Asian Games 2018 konsentrasi tim soft tennis Indonesia akan beralih ke SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina. ***

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya