Berita

Febri Diansyah/RMOL

Hukum

Dirut PLN Belum Tersangka, KPK Bantah Takut Penguasa

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 15:44 WIB | LAPORAN:

Belum juga ditetapkannya status tersangka pada Dirut PLN Sofyan Basir terkait dugaan Korupsi PLTU Riau -1, dituding ada kaitannya dengan ketakutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada pihak penguasa.

Saat disinggung hal tersebut, Jurubicara KPK Febri Diansyah tidak mempersoalkan pandangan orang terhadap lembaganya.

"Memang untuk hak berbicara, itu hak siapa saja. Silakan saja berkomentar," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/8).


Sebab, kata Febri, dalam menentukan seseorang bisa diproses secara hukum atau tidak, KPK harus berpegang teguh pada aturan yang berlaku.

"Kalau proses hukum rule KPK adalah seseorang bisa jadi tersangka kalau didukung sejumlah bukti-bukti," imbuhnya.

Sebelumnya, terkait kasus korupsi PLTU Riau -1 ini, KPK sudah berkali-kali memeriksa Sofyan. Rumah dan kantornya di Gedung PLN pusat pun sudah digeledah.

Diketahui juga, ada CCTV dan banyak dokumen di dua tempat tersebut yang sudah disita dan sedang didalami isinya oleh KPK. Namun demikian, sampai saat ini KPK belum menaikkan status tersangka kepada Sofyan.

Hal ini kemudian disorot politisi Partai Gerindra, Arief Puyuono. Menurutnya, KPK belum mau menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka karena ada intervensi dari penguasa terkait kepentingan Pilpres 2019.

"Jika Sofyan Basir ditetapkan tersangka maka akan menghambat program pembangunan infrastruktur Jokowi, sehingga bisa membuat citra Jokowi jungkir balik," kata Arief. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya