Berita

Foto/Net

Hukum

Bekas Walikota Depok Tersangka Korupsi Proyek Pelebaran Jalan

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 11:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bekas Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail menjadi ter­sangka korupsi proyek pem­bebasan lahan untuk peleba­ran Jalan Nangka, Kecamatan Tapos, Depok.

Kepala Humas Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono mengungkapkan, Nur Mahmudi ditetapkan tersangka sejak 20 Agustus 2018.

"Setelah melalui gelar perkara dan ditemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka," katanya.


Penyidik kepolisian juga menetapkan bekas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok sebagai tersangka kasus sama. Berdasarkan hasil penyidikan, proyek pelebaran Jalan Nangka merugikan negara Rp 10,7 miliar

Sebelum ditetapkan tersangka, Nur Mahmudi pernah diper­iksa penyidik Kepolisian Resor (Polres) Kota Depok.

"Dalam proses pekerjaan ini diduga terjadi perbuatan mela­wan hukum yang dilakukan oleh penyelenggara negara," kata Kepala Polres Komisaris Besar Didik Sugiarto.

Nur Mahmudi menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada 19 April lalu. Dalam penyidikan ini, kepolisian telah meminta keterangan dari 30 orang saksi.

Nur Mahmudi adalah Walikota Depok dua periode 2006-2011 da 2011-2016. Bekas Presiden Presiden Partai Keadilan--kini Partai Keadilan Sejahtera (PKS)--itu pernah menjadi Menteri Kehutanan di era Presiden Abdurrahman Wahid.

Proyek pelebaran Jalan Nangka dilakukan di ujung masa jabatan Nur Mahmudi sebagai Walikota Depok. Rencananya jalan yang awalnya selebar 5 meter akan dibuat menjadi 14 meter.

Dana pembebasan lahan dianggarkan dari APBD Kota Depok tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016. Pelebaran jalan terkendala akibat sebagian warga menolak nilai ganti rugi tanah yang ditetapkan pemerintah.

Pintu masuk Jalan Nangka be­rada di Jalan Raya Bogor. Jalan ini membelah dua kelurahan: Tugu dan Sukamaju Baru. Warga Sukamaju Baru telah menerima ganti rugi. Sedangkan untuk warga Tugu belum dikucurkan.

Hingga kini kondisi Jalan Nangka belum berubah, padahal uang ganti rugi sudah dicairkan. Sebelum lengser dari Walikota, Nur Mahmudi berharap peng­ganti bakal meneruskan proyek ini. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya