Berita

Hukum

Polri Siapkan 1200 Penyidik Tangani Pelanggaran Pemilu

SELASA, 28 AGUSTUS 2018 | 17:07 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri menyiapkan 1200 penyidik untuk menangani pelanggaran pemilu dalam Pilpres dan Pileg 2019.

Kepala Bareskrim Komjen Arief Sulistyanto menjelaskan, para penyidik Polri yang akan bergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) nantinya dikirim ke seluruh polda untuk memberikan bimbingan kepada penyidik polda, polres dan polsek.

Dia mengatakan, 1200 penyidik yang akan diberikan pelatihan dan sertifikasi itu terbagi tiga gelombang dan harus memahami syarat formil di dalam UU Pemilu untuk mengatahui indikasi pelanggaran di Pilpres dan Pileg 2019.


"Salah satu syarat formil yang ada di undang-undang disebutkan bahwa penyidik yang ditugaskan di Sentra Gakkumdu itu harus memiliki sertifikasi penyidikan, kita sedang sertifikasi," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/8).

Arief menambahkan, penyidik Polri juga harus memahami 75 delik aduan pelanggaran pemilu, sehingga bisa koordinasi dengan pengawas dan penyelenggara pemilu. Seperti berkaitan dengan media sosial yang akan menjadi salah satu sarana berkampanye pasangan calon presiden.

"Karena sekarang sedang era digital. Media sosial itu juga harus diawasi karena bisa dimanfaatkan oknum untuk melakukan tindakan yang tidak bisa dibenarkan," tegasnya. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya