Berita

Musdalifah/RMOL

Hukum

Ditangkap Paksa, Musdalifah Diboyong Ke KPK

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 12:24 WIB | LAPORAN:

. Setelah dilakukan penangkapan paksa, tersangka kasus suap mantan Anggota DPRD Sumatera Utara, Musdalifah akhirnya sampai di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Mengenakan kemeja cokelat panjang dan celana bahan hitam, Musdalifah tiba sekitar pukul 11.08 WIB.

Semenjak turun dari mobil, Musdalifah tidak berkomentar sedikit pun. Dia sama sekali tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para awak media.


Sebelumnya, Musdalifah ditangkap KPK di Medan, Sumut pada Minggu (26/8), karena terus-terusan mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Tersangka kasus suap berjamaah anggota DPRD Sumut itu, setidaknya telah dipanggil dua kali secara patut oleh KPK, yakni pada tanggal 7 dan 13 Agustus 2018.

Sampai akhirnya, KPK memutuskan untuk menangkap paksa Musdalifah.

"KPK memutuskan melakukan penangkapan terhadap tersangka MDH (Musdalifah) kemarin (Minggu,26/8), karena tidak hadir dalam pemanggilan KPK tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ujar Jurubicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/8).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 38 orang tersangka dan lebih dari 200 saksi selama proses pemeriksaan oleh penyidik.

Suap untuk 38 anggota dan atau mantan anggota DPRD Sumut itu terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut TA 2012-2014 oleh DPRD sumut, Persetujuan Perubahan APBD Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.

Selain itu, terkait pengesahan APBD TA 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015.

Ke 38 anggota DPRD tersebut diduga menerima suap dari Gubernur Sumut saat itu, Gatot Pujo Nugroho.

Dari Gatot, masing-masing dari mereka diduga mendapat jatah uang sebesar Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya