Berita

Jokowi/Net

Politik

Jokowi Optimis Target 16 Medali Emas Terlampaui

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 12:11 WIB | LAPORAN:

Target perolehan medali emas bagi atlet Indonesia yang mengikuti ajang Asian Games 2018 diyakini akan tercapai. Apalagi, kini Indonesia sudah mengantongi 14 emas.

Presiden Joko Widodo bahkan mengaku yakin target Indonesia akan memperoleh 16 medali emas akan terlampaui. Terlebih, Indonesia punya banyak peluang untuk itu.

"Banyak lah banyak. Saya kira masih banyak peluang di beberapa cabang olahraga," tegas Jokowi di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (27/8).


Selain pencak silat yang baru saja menyumbang 2 emas, Jokowi juga yakin cabang olahraga lain bisa berkontribusi pada medali emas sehingga target 16 emas tercapai.

"Tidak hanya silat saja ya. Di bulu tangkis, karate masih ada peluang. Jet ski, panjat tebing, kano masih. Artinya, menurut saya, target 16 emas yang sudah kita tentukan ini insyaallah terlampaui. Optimis," tekan Jokowi.

Jokowi pun berencana untuk menonton salah satu pertandingan dalam ajang empat tahunan itu, khususnya perebutan medali di cabang pencak silat.

"(Nonton) pencak silat mungkin," pungkasnya.

Beberapa saat lalu, atlet pencak silat putri, Puspa Arumsari melalui kategori tunggal putri meraih satu medali emas. Puspa meraih poin tertinggi sebesar 467, melampaui para pesaingnya.

Pencak silat kembali menambah emas melalui nomor seni ganda putra. Pesilat Yola Primadina Jampil dan Hendy berhasil menjuarai nomor tersebut setelah meraih poin 580.

Kedua pria yang masih berusia 26 tahun itu berhasil mengungguli pasangan Vietnam dan Malaysia yang masing-masing meraih perak dan perunggu.

Dengan tambahan ini, Indonesia semakin kokoh di urutan kelima dengan 14 emas, 13 perak, dan 25 perunggu. [ian]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya