Berita

John McCain/BBC

Dunia

Senator AS John McCain Stop Pengobatan Kanker Otak

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Senator Republik Amerika Serikat John McCain memutuskan untuk tidak melanjutkan pengobatan untuk kanker otaknya.

Pihak keluarga mengumumkan hal itu. Alasannya adalah karena McCain merasa telah melampaui harapan untuk kelangsungan hidupnya dan membuat pilihan untuk mengakhiri perawatannya.

McCain yang berusia 81 tahun diketahui didiagnosis dengan tumor otak yang agresif pada bulan Juli 2017 dan telah menjalani perawatan medis.


Dia meninggalkan Washington pada bulan Desember, tetapi tetap menjadi tokoh politik vokal.

"Tahun lalu, Senator John McCain berbagi dengan orang Amerika berita yang sudah diketahui keluarga kami, dia telah didiagnosis dengan glioblastoma agresif, dan prognosisnya serius," begitu keteranan dari pihak keluarga.

"Pada tahun sejak itu, John telah melampaui harapan untuk kelangsungan hidupnya. Namun kemajuan penyakit dan kemajuan zaman yang tak dapat ditawar menjadikan putusan mereka," sambungnya,

Karena itukah McCain memilih untuk menghentikan perawatan medisnya.

Senator yang pernah menjabat selama enam periode itu pernah maju sebagai kandidat calon presiden tahun 2008 dari Partai Republik.
 
Dia didiagnosis setelah dokter menemukan tumornya selama operasi untuk menghilangkan gumpalan darah dari atas mata kirinya pada Juli lalu.

Putra dan cucu dari admiral Angkatan Laut, McCain adalah seorang pilot pesawat tempur selama Perang Vietnam. Ketika pesawatnya ditembak jatuh, ia menghabiskan lebih dari lima tahun sebagai tawanan perang.

Ketika berada di tahanan orang-orang yang menangkapnya, ia menderita siksaan yang membuatnya cacat seumur hidup. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya