Berita

Jeff Sessions/BBC

Dunia

Jaksa Agung AS: Departemen Kehakiman Tidak Tunduk Pada Tekanan Politik

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 07:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jaksa Agung Jeff Sessions menanggapi serangan terakhir Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepadanya. Dia bersikeras bahwa Departemen Kehakiman yang dipimpinnya tidak akan tunduk pada tekanan politik.

"Saya mengambil alih Departemen Kehakiman pada hari saya disumpah," kata jaksa agung dalam sebuah pernyataan.

"Sementara saya jaksa agung, tindakan Departemen Kehakiman tidak akan dipengaruhi secara tidak benar oleh pertimbangan politik," tegasnya,


"Tidak ada bangsa yang memiliki kelompok penyidik ​​dan jaksa penegak hukum yang lebih berbakat dan lebih berdedikasi daripada Amerika Serikat," sambungnya.

Teguran yang jelas dari Trump datang setelah dia mengatakan bahwa Session tidak dapat mengendalikan departemen yang dipimpinnya. Ini adalah bagian dari sederetan kritik Trump terhadap Departemen Kehakiman beberapa waktu terakhir.

BBC memuat, Trump gusar dengan penanganan penyelidikan interferensi Rusia pada pemilu 2016.

Sementara Sessions yang merupakan seorang pendukung awal kampanye Trump, telah mengesampingkan penyelidikan untuk menghindari potensi konflik kepentingan dan menyerahkan kendali kepada wakilnya, Rod Rosenstein.

Trump sendiri berulang kali bersikeras bahwa tidak ada kolusi antara kampanyenya dan pemerintah Rusia, dan menyangkal dia telah berusaha menghalangi keadilan.

Di tengah kritik Trump pada Sessions, dua senator utama Partai Republik mengisyaratkan bahwa mereka akan mendukung Trump jika dia akan memecat Sessions setelah pemilu sela November. [mel]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya