Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sukses Pemilu 2019, Adies Kadir Kumpulkan Kader Golkar Jatim

KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 15:51 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Konsolidasi terus dilakukan kader partai Golkar untuk memenangi Pemilu 2019, termasuk di Jawa Timur.

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Adies Kadir mengumpulkan kader maupun relawan Partai Golkar di Rumah Aspirasi Adies Kadir dalam rangka rencana strategi pemenangan tahun politik 2019.

“Saya kumpulkan kader Partai Golkar dan para relawan ini untuk mendapatkan pembekalan awal dalam rangka persiapan Pemilu 2019 sesuai arahan DPP," ucap Adies Kadir dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (23/8).


Anggota komisi hukum parlemen ini menegaskan, atas arahan DPP Partai Golkar, seluruh lini partai harus mempersiapkan diri secara maksimal demi memenangkan Partai berlambang pohon beringin itu.

"Kita bagi tugas, ada yang fokus di Pilpres, Pileg, dan Pemenangan Partai. Lalu juga relawan yang berfokus pada keseluruhan," sergahnya.

Adies juga menyontohkan banyak kader Golkar Jatim khususnya berkarakter ofensif atau istilahnya penyerang.

“Kita ini punya banyak kader penyerang. Untuk itu, seluruh penyerang ini kita manfaatkan secara maksimal di seluruh lini agar tidak menjadi sia-sia dan bisa jadi sangat optimal," tukasnya.

Lebih lanjut pria yang pernah maju dalam Pilwali Surabaya tahun 2010 itu mengungkapkan dapil Jawa Timur 1 yakni Surabaya-Sidoarjo menjadi perhatian khusus DPP Partai Golkar, pada Pileg 2019 untuk jenjang DPR RI.

"Jadi karena parliamentary threshold ini kan 4 persen. Itu berat bagi beberapa partai menengah sekali pun. Jadi kita berupaya agar yang berada di kursi-kursi bawah ini bisa meningkatkan perolehan hingga naik ke kursi-kursi menengah. Agar jika ada sisa alokasi bisa dapat kursi tambahan," tutup Adies Kadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Blegur Rijanggono dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya Pertiwi Ayu Khrisna. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya