Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Indonesia Tambah Koleksi Emas, Peringkat Dibayangi Thailand

KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 15:01 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Jafro Megawanto menambah koleksi medali emas Indonesia dalam Asian Games 2018, lewat nomor akurasi tunggal putra cabang olahraga paralayang.

Dengan tambahan satu emas, total paralayang sudah mengoleksi tiga medali. Jafro meraih emas kedua pada Asian Games 2018.

Praktis hingga Kamis (23/8) sore kontingen Garuda mengoleksi tuju emas.


Emas Indonesia disetorkan oleh Defia Rosmaniar (taekwondo), Lindswell Kwok (wushu), Tiara Andini Prastika (down hill putri), dan Khoiful Mukhib (down hill putra), dan Eko Yuli Irawan (angkat besi), Tim putra Paralayang, terakhir tunggal putra Paralayang.

Kini Indonesia mengoleksi 21 medali di event multicabang olahraga zona Asia ini. Dengan rincian tujuh medali emas, 5 medali perak dan sembilan medali perunggu. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya