Berita

Turki/Net

Dunia

Rusia Kirim Rudal S-400 Ke Turki Tahun 2019

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 08:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia akan memulai pengiriman sistem rudal S-400 ke Turki pada 2019, satu tahun lebih awal dari yang diumumkan sebelumnya.

Langkah itu dilakukan di tengah keretakan yang semakin meningkat antara Turki dan sekutu NATO-nya di Barat.

"Kontrak pada S-400 ke Turki sedang dilaksanakan dalam waktu yang disepakati," kata Alexander Mikheyev, kepala Rosoboronexport, eksportir senjata negara Rusia seperti dimuat Al Jazeera.


Tahun lalu, kepala eksekutif produsen S-400 Rostec mengatakan pengiriman sistem rudal akan dimulai pada 2020.

Rosoboronexport juga mengatakan akan beralih menggunakan mata uang lokal dalam transaksi dengan mitra dagang asing daripada menggunakan dolar Amerika Serikat.

Turki akan menjadi negara anggota NATO pertama yang memperoleh sistem rudal canggih darat-ke-Rusia dalam sebuah kesepakatan senilai 2,5 milyar dolar AS.  

Sistem S-400, yang tidak kompatibel dengan sistem NATO, disebut-sebut mampu melakukan target udara dalam kisaran 400 km.

Para pejabat militer AS dan politisi telah menyatakan keprihatinan atas niat Turki untuk membeli sistem rudal Rusia.

Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir menjatuhkan sanksi terhadap Turki dalam upaya untuk mempengaruhi pembebasan seorang pendeta AS yang diduga terkait dengan komplotan kudeta militer China yang gagal tahun 2016. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya