Berita

Turki/Net

Global

Turki Tahan Pelaku Penembakan Kedubes AS Di Ankara

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 14:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Turki telah menahan dua orang yang dicurigai menembak dari mobil yang bergerak di Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibukota Ankara pada Senin (20/8).

Serangan itu bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara sekutu NATO.

Gubernur Ankara dalam sebuah keterangan mengatakan bahwa para penyerang menembakkan enam peluru di gerbang keamanan kedutaan dari kendaraan putih yang lewat sekitar pukul 5 pagi, tiga peluru menghantam pintu besi dan jendela.


Kedutaan ditutup pekan ini untuk libur umum untuk menandai Idul Adha.

Dua orang di usia 30-an ditahan dan sebuah mobil dan pistol disita. Para pria mengaku melakukan penembakan itu. Kedua tersangka memiliki catatan kriminal dan hubungan mereka sedang diselidiki.

"Kami berterima kasih kepada Polisi Nasional Turki dan pemerintah Turki atas tindakan cepat dan profesional mereka dalam menangkap dua individu yang diduga menyerang misi kami pagi ini. Kami menghargai dukungan dan perlindungan mereka," kata Kedutaan AS di Twitter.

Serangan itu bertepatan dengan perselisihan mendalam antara Ankara dan Washington atas pengadilan seorang pastor AS di Turki.

Hubungan telah sangat tegang atas kasus Andrew Brunson, memimpin AS untuk menjatuhkan sanksi dan meningkatkan tarif yang mengirim lira Turki berjatuhan pekan lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya