Berita

Jokowi/Net

Olahraga

Ketika Atlet Iran Tolak Salaman Jokowi

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 09:22 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Atlet taekwondo putri Indonesia, Defia Rosmaniar mencetak sejarah sebagai peraih medali emas pertama untuk nomor individu poomsae putri pada Asian Games 2018.

Adalah Presiden RI Joko Widodo sendiri yang mengalungkan medali kepada para atlet taekwondo tersebut di Jakarta Convention Center Jakarta, Minggu (19/8).

Menariknya, atlet taekwondo asal Iran, Salahshouri Marjan enggan saat diajak bersalaman dengan Jokowi.


Dalam video yang tersebar di media sosial, usai mengalungkan medali perak kepada Salahshouri Marjan, Jokowi menyodorkan tangan hendak bersalaman. Namun, atlet Iran tersebut menolak bersamalan, dan memilih membungkukkan diri beri penghormatan.

Salahshouri Marjan sendiri saat itu berbalut bendera Iran.

Sementara, Defia Rosmaniar mampu memenuhi ekspektasi tinggi pemerintah untuk cabor taekwondo nomor poomsae Asian Games 2018. Pasalnya, ini adalah nomor yang diharapkan bisa jadi lumbung medali bagi para taekwondoin Merah Putih.

Sebelum mencapai babak final taekwondo, Defia menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah. Di babak 16 besar, Defia memenangi duel kontra atlet Hong Kong, Wong Ka Yiu, dengan skor 8.220-7.690. Kemudian di perempat final, Defia mengalahkan wakil Vietnam Tuyet Van Chau dengan skor tipis 8.460-8.330.

Tempat final didapatkan setelah berhasil mengalahkan wakil Korea Selatan Yun Jihye dengan skor 8.520-8.400 di babak semifinal. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya