Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Setelah Idul Qurban Saya Hadir Di Bawaslu

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 | 16:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Upaya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengorek informasi tentang mahar Rp 500 miliar dari Sandiaga Salahuddin Uno kepada PKS dan PAN untuk sementara tertunda.

Bawaslu gagal mengorek informasi dari Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief. Andi Arief tak memenuhi panggilan Bawaslu dengan alasan belum menerima surat panggilan.

"Surat dari Bawaslu baru sampai rumah saya katanya tadi pagi. Kabarnya dikirim ke DPP Demokrat Sabtu, hari libur. Saya masih berada di Bali hadiri pernikahan kawan," kata Andi Arief di akun twitternya, Senin (20/8).


Andi Arief adalah orang yang mengungkap adanya mahar dari Sandiaga kepada PKS dan PAN dengan maksud agar kedua partai itu mengusung dirinya menjadi calon wakil presiden. Adapun hari ini ini Bawaslu sedianya meminta keterangan Andi Arief terkait pernyataannya itu.

"Setelah Iedul Qurban saya akan hadir dan saya harus baca dulu surat panggilannya sebagai apa," kicau Andi.

Andi pun meluruskan pernyataan pihak Bawaslu bahwa dirinya tidak bisa dihubungi.

"Telp saya 24 jam gak mati2. Wartawan menghubungi selalu saya jawab. Jadi gak benar kalau kata Bawaslu mereka menghubungi saya dalam keadaan alat komunikasi sya off," tulis Andi Arief lagi.

Bawaslu menerima laporan terkait tudingan Andi Arief soal duit Rp 1 triliun untuk PKS dan PAN dari Sandiaga Uno. Sandiaga dituding memberikan uang tersebut ke PKS dan PAN untuk penentuan cawapres Prabowo Subianto.

Hari ini rencananya Bawaslu meminta informasi dari tiga orang saksi. Anggota Bawaslu Fritz Edward memastikan dua orang saksi dari pelapor hadir memenuhi panggilan, sementara satu saksi lainnya atas nama Andi Arief tidak hadir.[dem]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya