Berita

Bentrok di perbatasan/BBC

Global

Brasil Kirim Pasukan Tambahan Ke Perbatasan Venezuela

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 | 06:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brasil mengirimkan pasukan dan polisi tambahan ke kota perbatasan Pacaraima di mana kamp-kamp migran Venezuela diserang dan dibakar.

Presiden Michel Temer mengadakan pertemuan darurat pada akhir pekan kemarin karena ketegangan regional meningkat akibat semakin banyaknya warga Venezuela yang melarikan diri dari negaranya yang tengah dilanda krisis.

Pemerintah Venezuela sendiri telah meminta tetangganya untuk memastikan keamanan warganya.


Di Pacaraima akhir pekan kemarin, beberapa perkemahan migran diserang oleh penduduk yang marah menyusul laporan bahwa seorang pemilik restoran setempat telah dipukuli dengan parah oleh orang Venezuela.

Dalam beberapa waktu terakhir memang telah ada permusuhan yang meningkat terhadap jumlah migran Venezuela yang memasuki negara bagian Roraima.

Kelompok-kelompok pria yang membawa batu dan tongkat membakar tenda-tenda dan barang-barang lain milik orang-orang Venezuela, dan lebih dari 1.000 migran dikabarkan melarikan diri melintasi perbatasan.

Sementara itu, seperti dimuat BBC, di pihak Venezuela, ada laporan bahwa mobil Brasil diserang.

Kementerian Keamanan Publik Venezuela mengatakan bahwa situasi di Pacaraima berhasil dikendalikan setelah Brasil mengirim kontingen 60 pasukan untuk mendukung polisi di daerah itu.

Sedangkan Kementerian Luar Negeri Venezuela meminta Brasil untuk memberikan jaminan kepada warga negara Venezuela dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga dan mengamankan keluarga dan barang-barang mereka. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya