Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Protes AS, Warga Turki Hancurkan Iphone

MINGGU, 19 AGUSTUS 2018 | 08:32 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Bentuk aksi protes terhadap Amerika Serikat ditampilkan warga Turki lewat membakar serta menghancurkan gadget Iphone mereka. Aksi itu terekam video dan viral di media sosial akhir-akhir ini.

Mengutip laman Time, seorang warga Turki mengumpat Presiden AS Donald Trump akibat kebijakan menaikkan dua kali lipat tarif impor produk besi dan aluminium asal Turki.

"Emang Anda siapa, menurut Anda?" kata Pria tersebut dalam video lalu mengambil lima buah Iphone dan dihancurkannya dengan martil.


Video lain menunjukkan seseorang menembak Iphone dari jarak dekat dengan pistol. Ada juga video yang menunjukkan seseorang menghancurkan Iphone dengan tangan kosong, berbagai benda tumpul, bahkan dibakar dengan api.

"Jika Anda mengancam kami dengan kelaparan, Anda hanya akan membuat kami tertawa," kata pria dalam video tersebut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumya memberikan seruan kepada  masyarakat Turki untuk memboikot produk Apple.

Hal itu sebagai aksi balasan terkait kebijakan Trump. Sebab, kebijakan Trump yang menaikkan tarif besi dan aluminium asal Turki berdampak pada merosotnya nilai tukar mata uang lira terhadap dolar AS.

Presiden Erdogan kemudian menyatakan tidak akan membebaskan pendeta asal AS, Andrew Brunson. Trump geram dan mengancam akan menambah sanksi ekonomi kepada Turki. Erdogan justru menyatakan akan melanjutkan serangan balasan tetap menyeru masyarakat memboikot produk AS.

"Jika mereka (AS) memiliki Iphone, ada Samsung di sisi lain. Dan, kami memiliki Venus dan Vestel kami," ujar Erdogan. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya