Berita

Arief Sulistyanto/Net

Hukum

Lemkapi Yakin Arief Bisa Tuntaskan Kasus Kondensat Dan Laporan SBY

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 17:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Irjen Pol Arief Sulistyanto diyakini bisa melunasi hutang kasus saat Bareskrim dipimpin Komjen Pol Ari Dono.

Utang kasus tersebut diantaranya laporan dugaan pencemaran nama baik oleh pengacara terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto, Firman Wijaya yang dilaporkan Susilo Bambang Yudhoyono dan kasus mega korupsi penjualan kondensat oleh PT PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

"Saya yakin pasti ditindaklanjuti Arief," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/8).


Edi menilai mengaku tahu sosok Arief yang merupkan perwira tinggi Kepolisian yang tak mengenal kompromi dan tidak ada takutnya.

"Arief ini polisi yang tidak ada takutnya. Pake kaca mata kuda dalam bertugas," ujar Edi.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membuat laporan ke Bareskrim. Mantan Presiden RI ke-6 itu mengadukan pengacara terdakwa korupsi E-KTP Setya Novanto, Firman Wijaya, yang dia anggap memfitnah dirinya terkait kasus korupsi pengadaan E-KTP.

Sementara kasus penjualan Kondensat, meski Bareskrim telah melakukan penyelidikan, dan sudah melimpahkan berkas tahap satu dan dua, kasus yang merugikan negara triliunan rupiah ini belum juga rampung lantaran satu tersangka Honggo Wendratmo belum diketahui keberadaannya. [nes]



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya