Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

KPK Tindaklanjuti Testimoni Mahfud MD Dengan Catatan

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 11:18 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji menindaklanjuti sejumlah nama besar diduga terlibat skandal kasus korupsi seperti diucapkan Mahfud MD.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, pernyataan Mahfud MD tersebut perlu dibarengi dengan fakta yang konkret agar dapat ditindaklanjuti oleh penyidiknya.

"Makanya kalau ada fakta yang lebih konkret, kami akan follow up dengan lebih baik," ucapnya, di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (17/8).


Agus juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penelitian terlebih dahulu terkait testimoni mantan Ketua MK itu.

"Itu kan perlu diteliti lebih jauh, tidak boleh sembarang tangkap orang," jelasnya.

Sejumlah nama diungkap oleh Mahfud MD. Mulai mantan menteri asal NU yang terlibat kasus suap dengan istilah kardus durian, hingga nama bakal cawapres yang diduga terlilit kasus korupsi. [jto]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya