Berita

Banjir di India/Net

Global

Banjir Di Selatan India Renggut 106 Nyawa

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 08:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah korban tewas akibat banjir besar yang terjadi di kawasan pariwisata India Kerala telah melonjak menjadi 106 orang jelang akhir pekan ini.

Selain itu, ada hampir 150 ribu orang kehilangan tempat tinggal karena meningkatnya air di hampir seluruh negara bagian selatan India tersebut.

"Jumlah resmi sekarang adalah 106 orang tewas. Sebanyak 1,331 kamp telah dibuka di seluruh negara bagian itu, di mana 147.000 orang telah pindah malam ini," kata seorang pejabat manajemen bencana negara Kerala kepada AFP.


Pemerintah Kerala telah menggambarkan krisis sebagai bencana yang sangat serius. Operasi penyelamatan untuk membantu ribuan orang yang terjebak oleh banjir masih terus dilakukan.

Helikopter hilir-mudik mengevakuasi warga yang terdampar dari atap-atap rumah dan gerbang-gerbang bendungan.

Pihak berwenang meminta korban untuk berdiri di ladang terbuka atau di atap jauh dari pohon sehingga helikopter tidak rusak selama upaya penyelamatan.

"Setidaknya 6.500 orang terdampar di berbagai bagian Kerala dan situasi di tiga distrik sangat suram," kata seorang pejabat manajemen bencana negara Kerala kepada AFP.

Kerala, yang terkenal karena pantai dan kebun tehnya yang dipagari pohon palem, mengalami banjir akibat musim hujan yang datang. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya