Berita

Korea Utara/Net

Dunia

Kerjasama Dengan Korut, AS Jatuhkan Sanksi Ke Perusahaan Rusia Dan China

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 15:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap agen layanan pelabuhan Rusia dan perusahaan China pada hari Rabu karena membantu kapal Korea Utara dan menjual alkohol dan tembakau ke Pyongyang.

Langkah itu melanggar sanksi Amerika Serikat yang bertujuan menekan Korea Utara untuk mengakhiri program nuklirnya.

Departemen Keuangan AS mengatakan dalam sebuah pernyataan yang berbasis di Cina, Dalian Sun Moon Star International Logistics Trading Co Ltd dan afiliasinya yang berbasis di Singapura, SINSMS Pte. Ltd telah menjaring lebih dari satu miliar dolar AS per tahun dengan mengekspor produk alkohol dan rokok ke Korea Utara.


Departemen itu juga memberi sanksi kepada Profinet Pte Ltd yang berpusat di Rusia dan direktur jenderal, Vasili Aleksandrovich Kolchanov, untuk menyediakan layanan pelabuhan setidaknya enam kali ke kapal berbendera Korea Utara.

Kolchanov secara pribadi terlibat dalam transaksi terkait Korea Utara dan berinteraksi langsung dengan perwakilan Korea Utara di Rusia, kata departemen Keuangan.

"Taktik yang digunakan oleh entitas ini di China, Singapura, dan Rusia untuk menghindari sanksi dilarang di bawah hukum AS, dan semua aspek industri pelayaran memiliki tanggung jawab untuk mematuhinya atau mengekspos diri mereka sendiri terhadap risiko serius," kata Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin mengatakan dalam sebuah pernyataan. [mel]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya