Berita

Sheikh Tamim dan Erdogan/Al Jazeera

Global

Angin Segar Untuk Lira, Emir Qatar Janjikan Investasi 15 Miliar Dolar AS Ke Turki

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 13:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lira Turki mendapat angin segar setelah Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengatakan Qatar akan menanamkan investasi 15 miliar dolar AS ke pasar keuangan negara dan bank Turki.

Komentar emir itu muncul setelah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, ibukota Turki (Rabu, 15/8) waktu setempat.

Setelah sempat jatuh lebih dari 45 persen terhadap dolar AS, lira Turki menguat hingga 5,75 terhadap dolar pada hari Rabu (15/8) atau lebih dari 5 persen naik dan berdiri di 5,90 pada Kamis pagi (16/8).


Turki saat ini diketahui bergulat dengan krisis mata uang dan ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat, yang juga adalah sekutu NATO.

Sheikh Tamim adalah kepala negara asing pertama yang mengunjungi Ankara sejak perang dengan Washington dimulai pekan lalu.

"Kami berdiri dengan saudara-saudara di Turki yang telah berdiri dengan isu-isu Dunia Muslim dan dengan Qatar," kata Syekh Tamim dalam sebuah cuitan di Twitter.

"Sebagai bagian dari pembicaraan penting yang saya lakukan di Ankara pada hari Jumat dengan Presiden Yang Mulia Erdogan, kami mengumumkan paket deposit dan proyek investasi senilai 15 miliar dolar AS di negara tersebut, yang memiliki ekonomi produktif yang kuat dan solid," tambahnya,

Erdogan dan Syekh Tamim juga membahas cara-cara untuk meningkatkan kerja sama strategis mereka.

"Kami mementingkan kunjungannya. Kunjungan ini, pada saat yang sama, merupakan indikator bahwa Qatar berdiri dengan Turki," kata Ibrahim Kalin, seorang juru bicara untuk presiden Turki seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya