Berita

Sudirman Said/RMOL

Politik

Dana Kampanye Tidak Hanya Dari Sandiaga Uno

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 | 15:49 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Dana kampanye koalisi partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ternyata tidak hanya berasal dari kantongnya Sandiaga Uno saja.

"Masalah dana kampanye itu nanti akan meminta dukungan dari banyak orang termasuk Pak Prabowo Subianto," ujar anggota Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Sudiman Said di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/8).

Sudirman menemani Sandiaga Uno memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, sebagai salah satu syarat menjadi cawapres 2019.


Menurut pemahamannya, kata Sudirman, sumbangan dana kampanye tidak membatasi para donatur untuk memberikan partisipasinya.

Hal tersebut, menurutnya, juga berlaku pada capres dan cawapres yang ingin memberikan dana untuk keperluan kampanye.

"Begini ya untuk dana kampanye sendiri akan ada tim kampanye yang mengurusnya, yang kemudian akan disampaikan kepada kandidatnya. Jadi untuk para kandidat sendiri tidak punya batasan apapun untuk menyumbang," pungkasnya. [fiq]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya