Berita

Foto: Net

Politik

Kecewa Sikap Prabowo, GNPF Ancam Abstain

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 | 09:41 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pilihan Prabowo Subianto jatuh pada Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil presiden, sebabkan sebagian pihak kecewa.

Guna memberikan sikap atas keputusan Prabowo tersebut, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) segera menggelar Ijtima Ulama II.

"Ijtima ulama II ini penegasan sikap kita, jangan sampai ulama hanya dijadikan pelengkap. Tapi harus menjadi pihak utama yang diminta sarannya, dan saran itu dijalankan," kata Ketua Umum GNPF Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (14/8).


Yusuf menegaskan, pada menit-menit terakhir setelah Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri menyatakan tidak bersedia maju jadi cawapres, para ulama langsung menggelar musyawarah dan memberikan saran ke parpol koalisi.

"Jika partai koalisi mau mendiskusikan dan menerima saran para ulama, mereka akan mendapatkan dukungan maksimal. Tapi mereka tak mendengar, jadi ada kemungkinan GNPF akan abstain di pilpres 2019," ucapnya.

Hasil ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, yang merekomendasikan nama dua calon wakil presiden tidak digubris oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Dua nama itu Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie yang direkomendasikan GNPF Ulama [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya