Berita

Politik

Sebaiknya IQ Capres-Cawapres Diumumkan Ke Rakyat

SENIN, 13 AGUSTUS 2018 | 22:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bukan Adhie Massardi namanya kalau celotehannya tidak menimbulkan polemik. Kali ini celotehan Adhie di media sosial yang memicu perdebatan adalah tentang tes kesehatan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden.

"Tes kesehatan utk capres/cawapres pemborosan uang negara oleh @KPU_RI," kicau aktivis pro demokrasi itu di akun twitternya, @AdhieMassardi, Senin (13/8).

Ketentuan tentang tes kesehatan diatur dalam Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pilpres. Tes kesehatan prosedur untuk memenuhi salah satu syarat yang diatur dalam pasal 9 yaitu huruf (e): Mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden, serta bebas penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat.


Menurut Adhie, tes kesehatan tidak bermanfaat karena hasilnya tidak disampaikan ke rakyat.

"Kecuali hasilnya yang bersifat umum dipublikasikan sebagai bahan pertimbangan rakyat milih pemimpin, yakni 1. IQ (Intelligence Quotient), 2. Kesehatan fisik (umum)," kicau jurubicara presiden era Pemerintahan Abdurrahman Wahid itu.

Kicauan Adhie ini diretweet dan dilike ratusan netizen. Tak sedikit yang setuju dan menyampaikan pemahaman berbeda.

"Iya bener tuh, coba publikasikan IQ brapa, trus apa ada penyakit alzeimer sesaat ga, penyakit lupa apa yg diucapkan pagi sorenya ga inget, harus bawa kertas, kalo ga bawa contekan ga inget apa apa...," kicau @DjejenMuzeni.

"Kalo soal IQ mah..waduh..taulah semua gak usah pake test segala," tulis @tonojora menimpali. Pemilik akun @masayaharuhi menguatkan, "Sediihh om kalo dipublish. Ntar kaget loh."

Akun @LismanaT_Nbangsa menulis IQ tinggi seorang pemimpin tidaklah menjamin negara akan maju sehingga tidak perlu diumumkan kepada calon pemilih.

"Negara ini akan maju dengan niat pemimpin yg bersih, kerja ikhlas, kerja nyata. Semakin tinggi iq seseorang, semakin banyak org pintar tamak dan rakus, maka semakin banyak perampokan uang rakyat," kicau dia dengan menambah tagar #GenerasiOptimis.

"Di Amerika biasa saja bro, hasil IQ dipublish. Supaya masyarakat tahu kapasitas intelektual pemimpinnya. Saya sih gak mau pilih yg kurang cerdas," kicau @amuhammadHaniv4.

Akun @antokurnia49 mengusulkan capres-cawapres juga menjalani tes DNA. Menurutnya, warga berhak tahu asal usul pemimpinnya. Sementara @Akhmad_taher usul dimasukkan juga tes baca Quran dan Tafsir. Dia yakin kelimpok Ijtima Ulama sepakat.

"Asal jangan TES DRIVE MOBIL ESEMKA aja," kicau @koen_tj03.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya