Berita

Habiburokhman/Net

Nusantara

Habiburokhman Layak Jadi Wagub DKI

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018 | 18:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil gubernur Jakarta pengganti Sandiaga Uno terus dipergunjingkan meskipun kabarnya koalisi Kertanegara sepakat posisi tersebut jatah PKS.

Nama politisi PKS Mardani Ali Sera disebut-sebut kandidat terkuat. Mardani menyatakan siap jika direstui ketum parpol anggota koalisi.

Di luar Mardani, sejumlah nama terus didorong. Setidaknya ada dua kubu yang sudah berupaya menguatkan posisinya, yakni kubu Sudirman Said dan Mohamad Taufik.


Nama Sudirman Said yang diusung Gerindra di Pilgub Jawa Tengah diaspirasikan oleh pendukung salah satunya Zeng Wei Jian alias Ken Ken. Bahkan selain mengincar kursi Wakil Gubernur DKI, kubu Sudirman Said juga mengincar kursi Ketua Tim Sukses Prabowo-Sandi. Namun informasi yang diperoleh mengatakan, untuk posisi ini langkahnya terganjal Djoko Santoso.

Adapun nama Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPD Gerindra Jakarta, Mohamad Taufik, antara lain diwacanakan oleh Direktur Forum Diskusi Jurnalis Jakarta (FDJJ), Ahmad Jubair. Taufik dinilai memahami problem penuntasan transportasi, banjir hingga ekonomi kerakyatan. Pengalamannya sebagai aktivis LSM yang membedah sederet persoalan ibukota jadi modal penting.

Kini giliran Barisan Insan Muda (BIMA) yang angkat suara. Mereka menyebut sosok yang paling tepat menjadi Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno adalah Ketua Ketua bidang Hukum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman.

"Beliau adalah tokoh muda yang sangat paham Jakarta," kata Ketua Umum BIMA, Syarief Hidayatullah, melalui pesan elektronik yang disebarluarkan Minggu (12/8).

Selain di Gerindra, Habiburokhman saat ini aktif sebagai Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Syarif mrngatakan sebagai advokat pembela rakyat, hampir setiap hari Habiburokhma bertemu masyarakat bawah Jakarta sehingga dia senantiasa tahu apa yang menjadi kegelisihan masyarakat.

"Kehandalannya di bidang hukum akan membantu mengamankan kebijakan-kebiijakan Pemprov DKI yang kerap dipersoalkan secara hukum. Kasus-kasus seperti adanya teguran dari Ombudsman atau KASN bisa diantisipasi dan ditanggulangi," tukas Syarif.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya