Berita

Manohara/Net

Blitz

Manohara, Nyaleg, Ingin Atasi Topeng Monyet

KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 | 10:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Setelah sempat menghilang, sosok Mano­hara Odelia Pinot mendadak eksis lagi. Janda Tengku Muhammad Fakhry ini masuk partai politik. Keputusan Mano berbuah banyak ketidaksukaan dari warganet.

"Kaku amat mbak, kembalikan Mano yang dulu," tulis akun @tulalittulali. "Downgrade dear. *ngemeng ala sosialita*," balas akun @xodiu. "Selamat tinggal Mano," tambah yang lain.

Sebelumnya anti berpolitik, bintang film Kisah Prahara Cinta Pangeran dan Loe Gue End ini malah berusaha maju ke Senayan dalam Pileg 2019. "Hopefully bisa masuk Komisi IV dalam kehutanan kesehatan, jadi my passion bisa masuk ke dalam politik," ungkap Mano saat dijumpai.


Secara khusus, sang model ingin mengatasi masalah sampah. "Sekarang kan banyak yang bakar sampah di kota, 54 persen kalau nggak salah. Di pedesaan masih 88 persen dan itu sangat bahaya buat kesehatan. Jadi, itu yang pengin saya sosialisasikan."

Selain melestarikan lingkungan, Mano ingin menghentikan praktik topeng monyet. "Kan di Jakarta sudah dibikin ilegal ya, sama bapak Jokowi pas dia jadi Gubernur. Nah, di Surabaya itu belum. Jadi, saya memang mau menghentikan itu, bukan hanya untuk hewan­nya, tapi kebanyakan orang komplain digigit sama monyet," ulas sang sosialita.

"Nah, itu sangat bahaya untuk rabies dan lain-lain. Jadi, hopefully bisa dihentikan untuk ke­nyamanan hewannya dan juga manusianya."

Pede kelak bakal dipilih, Mano siap bersa­ing dengan caleg lain termasuk rekan seleb. "Ya saingan di profesi apapun akan selalu ada, yang penting kita niatnya baik, kalau kita fokus dan concern disitu." ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya