Berita

Rully Soekarta/Net

Politik

Pilpres Tersandera, PKPI Usul Presiden Kembali Jadi Mandataris MPR

KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 | 05:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dinamika Pilpres 2019 dengan ketentuan ambang batas 20 persen membuat rumit konstelasi politik nasional. Tokoh-tokoh yang berkompeten menjadi pemimpin bisa tersandera dengan kepentingan politik tertentu.

Menanggapi hal itu, Waketum Partai Persatuan dan Keadilan Indonesia (PKPI) Rully Soekarta berpendapat agar dilakukan kaji ulang terhadap UUD 45 amandemen.

"Kalau seperti ini kan kita tidak tidak bisa menemukan pemimpin terbaik. Menurut saya dilakukan kaji ulang terhadap UUD dan presiden harus menjadi mandataris MPR lagi," kata Rully kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/8).


Rully menambahkan hal itu juga mengacu kepada Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia. Sistem pemerintahan negara menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat serta gotong royong.

"Kalau sepeti ini kan kita jadi tidak bersatu, saling bermusuhan, akhirnya pemimpin itu terkooptasi," terangnya.

Pria asal Bandung ini berharap para pemimpin bangsa kedepannya bisa melakukan kaji ulang. Kalau perlu kembali ke UUD 45 naskah asli guna menghindari gejolak di bangsa ini.

"Pokonya Pancasila itu harus menjadi controlling bagi seorang pemimpin, saya kira itu hanya bisa dilakukan di MPR," pungkasnya. [nes]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya