Berita

Foto/Net

Politik

Alasan Nama Moeldoko Dikabarkan Sudah Dikantongi Jokowi

RABU, 08 AGUSTUS 2018 | 18:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko santer dikabarkan menjadi kandidat kuat bakal calon wapres yang akan mendampingi petahana Presiden Joko Widodo di 2019.

Dukungan kepada Moeldoko terus mengalir. Bahkan di beberapa daerah, masyarakat telah mendeklarasikan diri sebagai relawan Jokowi-Moeldoko.

Pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe mengatakan, ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi dukungan kepada Moeldoko.


"Pertama, Pak Mul itu kan mempunyai latar belakang kepemimpinan yang bagus di TNI," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/8).

Kedua, Moeldoko dinilai sebagai salah satu tokoh yang mampu mengatasi kelompok-kelompok yang kerap memainkan isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) dalam setiap perhelatan pesta demokrasi.

"Saya kira dia salah satu tokoh yang bisa menekan kelompok-kelompok yang bermain isu SARA. Kekuatan atau potensi-potensi inilah yang sebetulnya mendorong Moeldoko menjadi cawapres," papar Ramses.

Dosen Universitas Mercu Buana tersebut menambahkan, Moeldoko juga memiliki jaringan yang baik sebagai modal meraup suara di pilpres. Jika peraih Adhi Makayasa 1981 itu dipilih Jokowi sebagai cawapresnya.

"Artinya mungkin ini salah satu indikator, sehingga nama Moeldoko disebut-sebut ada di kantong Jokowi. Kalau misalnya kelompok Prabowo mengusung AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), saya yakin mereka (kubu Jokowi) mengambil Moeldoko," demikian Ramses. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya