Berita

Politik

Dituding Rocky Gerung, Jubir MK: Hormati Proses Peradilan!

RABU, 08 AGUSTUS 2018 | 16:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Tuntutan terhadap pembatalan ambang batas pencapresan presidential threshold (PT) 20 persen di Mahkamah Konstitusi (MK) mengalir deras dari berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu pemohon yang melakukan aksi hari ini, di depan gedung MK yaitu Rocky Gerung, menuding, lembaga penafsir konstitusi itu telah mendapat tekanan dan persekongkolan dari suatu pihak.

Hal itu dibantah oleh Jubir MK, Fajar Laksono saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/8).


"Tidak perlulah MK dipaksa-paksa untuk memutus sesuatu perkara dengan arah tertentu. Hormati proses peradilan," ucap Fajar.

Baca: Rocky Gerung: Ada Indikasi Persekongkolan Gugatan Ambang Batas Nyapres

Dia meyakinkan kepada publik bahwa MK adalah lembaga yang independen dalam memutuskan suatu perkara. Jika memang putusan dinilai terlalu lama, itu karena MK memegang prinsip kehati-hatian dalam memutus sesuatu.

"MK tetap berpegang teguh pada independensi dan imparsialitasnya, jadi tidak dapat dipengaruhi oleh apapun," tututp Fajar. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya