Berita

Effendi Ghazali/RMOL

Politik

Coba Buktikan Negara Mana Yang Pakai Threshold Pemilu Serentak

RABU, 08 AGUSTUS 2018 | 13:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Rekam jejak pembatalan ambang batas pencapresan alias presidential threshold (PT) sudah dilakukan sejak tahun 2013. Mahkamah Konstitusi (MK) di masa itu sudah mengabulkan gugatan pemohon.

Namun, pasca Pemilu 2014, tiba-tiba keluar UU 7/2017 yang mengatur Pemilu serentak 2019 dimana di dalamnya ada ketentuan PT 20 persen.

Praktis hal itu menjadi tanda tanya besar bagi perjalanan proses demokrasi di Indonesia.


"Coba hakim agung MK buktikan pemilu mana di dunia ini yang serentak yang gunakan presidensial treshold," ujar salah satu penggugat, Effendi Ghazali di depan Gedung MK, Jakarta, Rabu (8/8).

Karena menurut Effendi, tidak masuk akal ada pemilu serentak menggunakan PT hingga 20 persen. Bagi dia, kendati tidak masuk akal, namun jika mau dipaksakan baru bisa diterapkan tahun 2024.

Lanjut pakar komunikasi politik UI itu, pertanyaan yang harus dijawab oleh MK adalah apakah ada dewan konstitusi di dunia yang merubah suara pemilih untuk parlemen digunakan untuk syarat dalam memilih presiden.

"Semula suara pemilih untuk memilih anggota DPR kemudian ditambah-tambah untuk presidensial treshold, apakah ada Mahkamah Konstitusi di dunia yang pernah mengizinkan itu?" pungkas Effendi. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya