Berita

Foto/Net

Politik

Polisi Jangan Halangi Buruh Untuk Antarkan Prabowo Daftar Capres

SELASA, 07 AGUSTUS 2018 | 21:11 WIB | LAPORAN:

Serikat buruh long march dari Surabaya ke Jakarta untuk mengantar Prabowo Subianto mendaftar capres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, sejak 5 Agustus kemarin.

Informasi yang diterima, rombongan buruh tertahan di Semarang, Jawa Tengah. Aparat kepolisian Jawa Tengah melarang buruh untuk melanjutkan long march ke Jakarta.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar anak buahnya tidak menghalangi long march buruh mendukung Prabowo tersebut.


"Tolong Kangmas Joko Widodo perintahkan Kapolri jangan halangi kaum buruh yang sedang long march dari Jawa Timur menuju Jakarta untuk mengantarkan Prabowo Mendaftar ke KPU," kata Arief, Selasa (7/8).

Arief berujar, apa yang dilakukan buruh tersebut tidak sama sekali melanggar hukum dan merupakan hakbagi setiap warga dalam mengekspresikan dukungan politiknya. Terlebih, imbuh dia, gerakan long march buruh tersebut sudah mengirimkan surat ke Mabes Polri.

"Kami longmarch nasional dari Jawa Timur menuju Jakarta sudah melayangkan pemberitahuan ke Mabes Polri, harusnya sudah diberitahukan oleh Mabes Polri terkait rute rute long march Buruh. Long march buruh dari Jawa Timur menuju Jakarta tidak melanggar UU dan peraturan," ujarnya.

Ia pun memastikan aksi long march buruh tersebut bukan utuk mencari musuh, apalagi sampai harus beradu fisik dengan pendukung capres lain. PErnyataan tersebut, sekaligus menyinggung pidato Presiden Jokowi di hadapan relawan dan pendukungnya beberapa waktu lalu.

"Kami tidak suka berantem dan tidak diperintahkan atau diimbau untuk berantem, kayak model arahan Joko Widodo di depan relawannya yang harus berani berantem. Tolong kasih jalan buruh long march ke Jakarta dan jangan halangi mereka long march. Dan pada kawan kawan buruh peserta long march kami harap tetap sabar dan jangan terpancing, terus lanjutkan long march kalian sebagai simbol perjuangan untuk ganti Presiden 2019," paparnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal sebelumnya mengatakan buruh bakal mengantar Prabowo Subianto mendaftar sebagai calon presiden ke KPU. Tak kurang 20 ribu buruh akan terlibat dalam kegiatan itu.

"5 Agustus (kemarin), start jam 9 pagi dari Surabaya long march jalan kaki buruh untuk Prabowo Subianto presiden RI 2019-2024. Jalan kaki Surabaya ke Jakarta, akan tiba di Jakarta tanggal 10 Agustus pukul 12 siang di Bundaran HI," kata Iqbal. [fiq]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya