Berita

Wahid Husen/net

Hukum

Akhirnya, Wahid Husen Minta Maaf

SELASA, 07 AGUSTUS 2018 | 17:58 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Mantan Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen, meminta maaf kepada masyarakat luas karena menerima suap terkait pemberian fasilitas mewah kepada tahanan di Lapas Kelas 1 Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin.

"Saya mohon maaf kepada pimpinan (KPK) dan masyarakat. Saya telah melakukan kesalahan. Saya mengakui bahwa saya salah dalam mengelola fasilitas," ujar Wahid Husen di depan wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/8).

Wahid Husen baru rampung diperiksa KPK pada pukul 17.20 WIB tadi. Wahid tidak banyak berkomentar ketika dihadang wartawan. Ia hanya menjawab seadanya dan berulang kali mengucap kata maaf serta bersedia menerima semua proses hukum atas dirinya. Beberapa waktu lalu, pimpinan KPK, Saut Situmorang, sempat menyebut Wahid terkesan tidak menyesali perbuatannya.


"Saya salah dan saya menerima seluruh proses hukumnya," ucap Wahid, langsung bergegas meninggalkan wartawan.

Dalam kasus yang menyeret Wahid, KPK menetapkan empat orang tersangka. Wahid Husein dan stafnya, Hendry Saputra, diduga menerima suap. Sementara pemberinya adalah napi korupsi, Fahmi Darmawansyah, dan napi kasus umum, Andi Rahmat.

Wahid diduga menerima suap berupa uang dan dua mobil dalam jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya